Press ESC to close

IAI At Taqwa Bondowoso Panen Sertifikasi Dosen, Empat Nama Tambah Deretan Lektor Profesional

Bondowoso, 25 Juni 2025 – Kabar gembira kembali berembus dari kampus hijau nan asri di lereng Gunung Argopuro. Institut Agama Islam (IAI) At Taqwa Bondowoso kembali mencatatkan tinta emas dalam perjalanan akademiknya. Empat dosen terbaiknya resmi dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen (Serdos)—sebuah pengakuan resmi negara atas integritas, profesionalitas, dan dedikasi para pendidik dalam membumikan nilai-nilai keilmuan di tengah masyarakat.

Mereka yang dinyatakan lulus dan menyandang gelar dosen profesional adalah: Dr. Miftahus Salam, M.Pd.I, Dr. Abdul Goffar, M.Pd.I, Dr. Taufiqurrahman, M.Pd.I dan Dr. Abdul Haq, AS, M.Pd.I.

Keempat nama tersebut bukanlah wajah baru dalam kancah akademik pesantren dan perguruan tinggi Islam. Masing-masing telah lama dikenal sebagai sosok pengabdi ilmu yang istiqamah dalam Tridharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Alhamdulillah, ini adalah buah dari ikhtiar panjang, bukan hanya para dosen, tetapi juga tim pengembang SDM dan seluruh sivitas akademika,” ungkap Rektor IAI At Taqwa, Dr. H. Suheri, M.Si, saat dimintai keterangan.

Menurut beliau, sertifikasi dosen bukan semata dokumen administratif. Lebih dari itu, ia adalah syahadah ilmiah yang menegaskan bahwa seorang dosen telah memenuhi standar kompetensi nasional sebagai tenaga pendidik profesional.

“Sertifikasi dosen bukan akhir, tapi justru awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga marwah keilmuan dan membina generasi penerus umat,” tegasnya.

Hingga saat ini, jumlah dosen bergelar Lektor di IAI At Taqwa telah mencapai 18 orang. Jumlah ini merupakan pencapaian signifikan yang sekaligus menandai tumbuhnya ekosistem akademik yang sehat dan berorientasi pada mutu.

Senada dengan Rektor, Sekretaris Kopertais IV Surabaya, Dr. KH. Hasan Ubaidillah, menyampaikan apresiasinya. Dalam pandangannya, dosen bersertifikasi bukan hanya dinyatakan lulus secara administratif, tetapi telah melalui proses panjang penilaian yang mendalam, mulai dari rekam jejak pengajaran, karya ilmiah, hingga kontribusi di masyarakat.

“Dosen yang telah bersertifikasi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menjaga kualitas keilmuan serta memperluas manfaat ke tengah umat,” ujar kiai yang juga dikenal sebagai akademisi sekaligus ulama ini.

Kiai Hasan juga berharap agar prestasi ini menjadi awal dari tradisi akademik baru di IAI At Taqwa, yaitu panen sertifikasi dosen setiap tahun. “Pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas dosen harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” pesannya.

Lebih dari sekadar pencapaian institusional, keberhasilan ini juga mencerminkan komitmen IAI At Taqwa dalam mengokohkan perannya sebagai pusat keilmuan Islam yang moderat, berakar kuat pada khazanah pesantren, serta adaptif terhadap tantangan zaman.

Wildan Ms

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Dari Gresik untuk NU: KH Chisni Umar Burhan dan Dedikasi Arsip Sejarah
Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.