Press ESC to close

Sambut Muktamar, JASNU Gelar Dzikir dan Shalawat

JOMBANG - Jamiyah Sholawat Nahdlatul Ulama (JASNU) Diwek kembali menggelar Gebyar Sholawat, Sabtu (15/8) malam. Ribuan jamaah memadati kegiatan ini. Bahkan mayoritas jamaah meluber ke jalan poros kecamatan sehingga terpaksa harus ditutup. 

‎Acara berlokasi di Masjid Al-Karomah Dusun Tebon Desa Kayangan Kecamatan Diwek. Tampak hadir jajaran pengurus tanfidziyah dan syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Diwek. 

‎Hadir pula KH Ahmad Nurul Fuad, Wakil Ketua PCNU Jombang. Termasuk jajaran perangkat Desa Kayangan. 

‎Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan khatmil Qur'an. Selepas jamaah lsya' dilanjutkan dengan dzikir dan berdoa bersama yang dipimpin KH Syarifuddin.

‎Sekretaris MWCNU Diwek, Muhammad Ridwan, mengatakan JASNU rutin menggelar Gebyar Shalawat setiap hari Sabtu Wage malam Minggu Kliwon. "Jamaahnya dari seluruh warga NU di Kecamatan Diwek," ujarnya. 

‎Pria berkacamata ini menambahkan, khusus kali ini, JASNU juga digelar untuk memperingati HUT Rl. "Termasuk mendoakan agar Muktamar NU di Tambakberas nanti berjalan lancar, barokah dan semua gembira," tambahnya.

‎Hal senada disampaikan KH Hamdi Sholeh, Ketua MWCNU Diwek. "Tidak mudah memperoleh kemerdekaan ini, perjuangannya sampai harus mengalirkan darah," ujarnya.

‎Dia mengajak jamaah untuk mengisi kemerdekaan dengan peran positif. "Termasuk menjalankan perintah agama, terutama melaksanakan shalat," pesannya. 

‎Saat menyampaikan mauidzah hasanah, KH Nur Hadi menjelaskan pentingnya bersyukur atas nikmat yang sudah diterima. "Nikmat bisa bernafas itu besar buat manusia, padahal itu paling kecil menurut Allah," ujarnya.

‎Pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh ini menambahkan Allah memberikan nikmat terbesar di alam semesta. "Allah menciptakan Kanjeng Nabi Muhammad, maka kita harus perbanyak baca shawalat sebagai bukti cinta kepada beliau," tambahnya.

‎Kiai muda akrab disapa Mbah Bolong mendorong jamaah memperoleh keberkahan dari peringatan maulid Nabi. "Maka harus banyak manusia yang diundang, dibacakan ayat-ayat al-Quran, dikisahkan perjuangan Nabi dan menyediakan makanan," pesannya. 

‎Ditemui di lokasi acara, Ketua Ranting NU Desa Kayangan, H Minal Muslih, berterima kasih desanya dijadikan lokasi kegiatan JASNU. "lni sekaligus memperingati Maulid Nabi dan rutinan Lailatul Ijtima, semoga membawa berkah bagi semua," ujarnya.

‎Dia juga mengapresiasi kehadiran jamaah yang berseragam merah dan putih. " Terima kasih semuanya, bisa menambah semarak peringatan kemerdekaan," pungkasnya (muk)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Semarakkan Muktamar NU, Siap Gelar Pameran Turots dan Ijazahan Sanad
Politisi Asal Pesantren Banyuwangi Dorong Warga Bondowoso Tak Tunggu Sakit Untuk Cek Kesehatan
Ragam Turots Ulama Nusantara Bakal Dipamerkan di Arena Muktamar 35 NU
Gelar MTQ, Cetak Bakat Hafidz Berprestasi

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.