Situbondo, Pesantren.Id – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo berlangsung penuh kekhusyukan. Ribuan santri putra mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar di Auditorium Pesantren sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keislaman dan tradisi keilmuan pesantren, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy, S.Sy., M.H., Ph.D., bersama para pengurus, umana, asatidz, dan keluarga besar pesantren.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan selawat dan Surah As-Sajdah yang dipimpin langsung oleh KHR Achmad Azaim Ibrahimy sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah Muhammad ﷺ sekaligus ungkapan syukur atas datangnya tahun baru Hijriah.
Dalam pesannya, Kiai Azaim mengajak para santri menjadikan Muharram sebagai momentum memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kesungguhan dalam menuntut ilmu.
“Semoga pembacaan Surah As-Sajdah dan selawat kita menjadi hadiah terbaik yang kita haturkan kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ,” tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan seorang santri tidak hanya diukur dari luasnya ilmu yang dimiliki, tetapi juga dari akhlak dan kemampuannya mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap tahun baru Islam menjadi awal yang baik bagi seluruh santri untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat komitmen dalam menjalani pendidikan di pesantren.
Pada kesempatan yang sama, KH Moh. Jaiz Badri Masduqi menyampaikan tausiyah yang mengangkat tema pentingnya ilmu pengetahuan sebagai bekal kehidupan manusia.
Ia menjelaskan bahwa ilmu memiliki peranan penting dalam membimbing manusia menuju jalan yang benar dan menjadi modal utama dalam menghadapi perkembangan zaman.
“Allah ﷻ menciptakan air sebagai sumber kehidupan, sebagaimana Allah ﷻ menciptakan ilmu sebagai bekal dan modal kehidupan manusia,” ujarnya.
Ia mengingatkan para santri agar tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar di pesantren karena ilmu yang diperoleh akan menjadi bekal berharga untuk masa depan.
Selain diisi kegiatan keagamaan, acara juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Pawai Muharram yang sebelumnya digelar untuk menyemarakkan peringatan tahun baru Islam.
Daerah Tahfidzul Qur’an berhasil meraih Juara I, disusul Daerah Sunan Giri sebagai Juara II dan Daerah Sunan Kudus sebagai Juara III.
Melalui peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah ini, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo berharap semangat keislaman, tradisi keilmuan, dan nilai-nilai akhlakul karimah semakin tertanam dalam diri para santri sebagai bekal menghadapi masa depan dan mengabdi kepada umat.