Press ESC to close

Gebyar Sholawat JASNU Diwek Tegaskan Pentingnya Jaga Imam

JOMBANG - Jamiyah Sholawat Nahdlatul Ulama (JASNU) kembali menggelar Gebyar Sholawat yang digelar di Dusun Seblak Desa Kwaron, Sabtu (11/7) malam. Kegiatan ini di bawah naungan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek.

Tampak hadir Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Diwek beserta jajaran lembaga dan badan otonom (banom). Tampak juga Kepala Desa Kwaron beserta para perangkatnya. 

Selain pembacaan shalawat setelah Isyak, para peserta makin antusias. Ini karena para penceramah memberikan hadiah bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan yang diajukan.

Ketua panitia pelaksana, Niswati Ningsih, menyampaikan bahwa sebuah kehormatan besar Seblak bisa ditempati untuk acara rutinan JASNU. "Terima kasih atas dukungan dari semua pihak," ujarnya.

Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh menjelaskan sholawat menjadi satu-satunya yang bisa menyelamatkan di hari kiamat. "Di saat sudah tidak ada yang bisa menyelamatkan selain syafaat Nabi lewat shalawat," katanya.

Dia menambahkan warga NU harus membiasakan sholawat. "Agar syafaat Nabi bisa kita raih di hari kiamat nanti," tambahnya.

Hal senada disampaikan Gus Bahar Halim dari Pondok Pesantren Salafiyah Seblak. "Selain shalawat, kita juga harus tetap mencari ilmu dan hikmah," tambahnya.

Saat menyampaikan mauidzah hasanah, KH Nur Hadi menegaskan manusia harus mampu menata niat dalam hidup. "Kalau niat kita ikhlas dan baik, yakin Gusti Allah akan membalas kebaikan juga kepada kita," ujarnya.

Mustasyar PCNU Jombang ini menambahkan pentingnya menguatkan iman beragama Islam. "Caranya bisa lewat dengan memperbanyak baca shalawat ini," tegasnya.

Pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh ini menegaskan tidak sulit.masuk surga. "Pertama dan yang utama memang orang harus punya rahmat dari Allah," ujarnya. 

Maka dirinya mengajak hadirin agar tetap menjaga iman Islam yang sudah dimiliki. "Itu kunci yang akan membawa kita meraih rahmat dari Allah untuk masuk surga," pungkasnya.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa penutup. Selama acara berlangsung, peserta mengikuti kegiatan secara tertib. (muk)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Rekomendasi Halaqoh Masyayikh dan Pengasuh Pondok Pesantren NU Se Banyuwangi: Pesantren Tidak Berijin Dilarang Beroperasi
Muslimat NU Diwek Ajak Orang Tua Perkuat Iman dan Tirakat untuk Jaga Anak
Naik 71 Bis, Jamaah Seribu Rebana Ikuti Sowan Ulama dan Ziyarah Auliya
Dari Dana Sedekah Subuh, Fatayat NU Bandung Dapat Kembangkan Kegiatan Agama, Sosial dan Kemandirian

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.