Press ESC to close

Dosen UNISNU Jepara Kembangkan Kartu ESA Berbasis Game untuk Tingkatkan Literasi Sains dan Bahasa Inggris Siswa SD

 

Jepara, 2025 — Tim dosen Universitas Islam Nahdhatul Ulama (UNISNU) Jepara melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset melalui pengembangan Kartu ESA (English–Sains Activity Card), sebuah media pembelajaran inovatif berbasis Game-Based Learning yang dirancang untuk meningkatkan literasi sains dan Bahasa Inggris siswa sekolah dasar dalam suasana joyful deep learning.

Kegiatan ini diketuai oleh Aprilia Riyana Putri, M.Pd., bersama tim dosen Nina Sofiana, M.Pd. dan Muhammad Alie Muzakki, M.Pd., serta melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi pembelajaran kolaboratif di masyarakat. Program ini dilaksanakan di dua sekolah mitra, yaitu SD Negeri 3 Sekuro dan MI Mathalibul Huda Mlonggo, Kabupaten Jepara.

Pengembangan Kartu ESA berangkat dari permasalahan rendahnya literasi ganda siswa SD, khususnya pada bidang sains dan Bahasa Inggris, serta keterbatasan media pembelajaran interdisipliner yang menyenangkan dan mudah digunakan guru. Melalui pendekatan Game-Based Learning, Kartu ESA mengintegrasikan konsep IPA dan Bahasa Inggris ke dalam aktivitas permainan kartu yang interaktif, visual, dan kontekstual sesuai karakteristik siswa sekolah dasar.

“Kami merancang Kartu ESA sebagai solusi praktis bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran lintas mata pelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan mendalam. Anak-anak belajar sains dan Bahasa Inggris tidak melalui hafalan, tetapi lewat bermain, berdiskusi, dan berkolaborasi,” ujar Aprilia Riyana Putri, M.Pd., ketua tim pengabdian.

Kegiatan pengabdian ini meliputi analisis kebutuhan guru dan siswa, perancangan media, pembuatan prototipe Kartu ESA, validasi oleh ahli, serta uji keterbacaan dan kepraktisan di kelas. Hasil awal menunjukkan bahwa Kartu ESA mendapatkan respons positif dari guru dan siswa, dinilai menarik, mudah digunakan, serta mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran.

Guru-guru di sekolah mitra menyampaikan bahwa Kartu ESA membantu mereka mengintegrasikan materi IPA dan Bahasa Inggris secara lebih kontekstual, sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan menyenangkan. Sementara itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi karena pembelajaran dikemas dalam bentuk permainan kelompok yang menantang dan kolaboratif.

Selain menghasilkan produk media pembelajaran, kegiatan ini juga menargetkan luaran akademik dan institusional berupa panduan penggunaan Kartu ESA, artikel ilmiah nasional terakreditasi, serta pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas desain media. Program ini sejalan dengan roadmap riset dan pengabdian UNISNU Jepara dalam pengembangan pendidikan dasar, literasi anak, dan inovasi pembelajaran berbasis kearifan lokal.

Melalui kegiatan pengabdian ini, UNISNU Jepara menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat sekolah serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan pembelajaran abad ke-21.

 

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Dari Gresik untuk NU: KH Chisni Umar Burhan dan Dedikasi Arsip Sejarah
Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.