Rektor Universitas Ibrahimy Dr. H. Khoirul Anwar menegaskan pentingnya sinergi tafaqquh fiddin, sains, dan teknologi dalam mencetak lulusan berakhlak serta siap menghadapi tantangan zaman.
Menteri PPPA Hj. Arifah Fauzi memberikan orasi ilmiah pada Wisuda XXXV Universitas Ibrahimy, menekankan amanah ilmu, akhlak, integritas, dan kepedulian sosial bagi 1.053 lulusan.
KHR. Achmad Azaim Ibrahimy membaiat Pengurus Ijtihad Rayon IKSASS Bondowoso masa khidmah 2026–2030 dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Ahad (13/9/2026). Acara berlangsung khidmat dan dipadati jamaah.
Politisi asal pesantren Banyuwangi, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A., mendorong masyarakat Bondowoso memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan tidak menunggu sakit untuk memeriksakan diri. Dalam sosialisasi di Graha NU Bondowoso, ia menyoroti rendahnya pemanfaatan CKG serta pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular melalui budaya hidup sehat dan pemeriksaan preventif.
Bharaka, seorang pemuda yang terpaksa masuk pesantren karena dilarang ibunya menjadi tentara. Ia harus belajar mengalahkan egonya, menghadapi kegagalan, dan menyelaraskan nilai kesantrian agar bisa meraih restu ibu serta mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit TNI. "Tidak semua jalan menuju cita-cita harus ditempuh dengan melawan. Terkadang, jalan itu justru ditemukan lewat ketaatan."
Ribuan jamaah menghadiri Shalawat Cinta Menuju KDS Bondowoso Berkah dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah. Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy, mengajak umat memaknai hijrah sebagai semangat perubahan, persatuan, dan saling menghormati. Kegiatan yang digelar KDS Group juga menjadi wujud syukur dan doa bersama untuk keberkahan Bondowoso.
Pesantren merupakan salah satu institusi pendidikan Islam tertua yang telah menjadi fondasi penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dari rahim pesantren lahir ulama, cendekiawan, negarawan, akademisi, hingga tokoh masyarakat yang berkontribusi besar bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan. Karena itu, membicarakan pesantren tidak boleh dilakukan secara serampangan, tetapi juga tidak boleh dibungkam
Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy, mengajak santri menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H sebagai momentum memperkuat iman, memperbanyak selawat, dan meningkatkan semangat menuntut ilmu. Peringatan yang diikuti ribuan santri itu juga diisi tausiyah keagamaan serta penyerahan hadiah Lomba Pawai Muharram.
Ribuan warga memadati puncak Harlah ke-32 MI At-Taqwa Bondowoso bertema Lentera Budaya Nusantara. Berbagai pertunjukan budaya, bazar kuliner, dan kegiatan religius menjadi sarana pendidikan karakter, pelestarian budaya, serta penguatan nilai keislaman bagi para siswa.