JOMBANG - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek menggelar pembukaan kembali Pengajian Rutin Seloso Legi di Masjid Ali Imron Desa Kayangan, Selasa (14/4). Kegiatan dihadiri setidaknya 3.000 warga nahdliyin. Mereka berasal dari pengurus dan jamaah NU dari desa-desa se-Kecamatan Diwek.
Tampak hadir sebagai undangan Camat Diwek, Kapolsek, Danramil, kepala kantor urusan agama (KUA) Diwek dan kepala desa Kayangan beserta jajaran. Termasuk Wakil Ketua PCNU Jombang KH Nurul Fuad.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan tahlil yang dipimpin Kia Tamhid. Dilanjut dengan menyanyikan lagu lndonesia Raya dan mars Syubanul Wathan oleh tim paduan suara Fatayat dan Muslimat NU Kayangan.
Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Kayangan, H Minal Muslih, merasa senang Desa Kayangan dijadikan lokasi pembukaan kembali Pengajian Seloso Legi setelah libur Ramadhan dan Lebaran. "Meski Kayangan kemarin juga dijadikan lokasi kegiatan Se-Kecamatan Diwek, baik Lailatul ljtima maupun Diba' Akbar," ujarnya.
Dia bersama panitia berharap kegiatan baik seperti ini bisa diikuti secara istikomah. "Sehingga mampu membawa berkah bagi kita semua," pintanya.
Camat Diwek Agus Solahuddin mengapresiasi Pengajian Rutin Seloso Legi ini. "Selalu penuh diikuti warga masyarakat Diwek," kesannya.
Dia berharap agar jamaah yang hadir mampu mendukung kegiatan di desa masing-masing. "Termasuk membayar pajak dan memberantas sarang nyamuk, agar kita semua terhindar dari demam berdarah," ujarnya.
Saat menyampaikan maudzhah hasanah, Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh, menegaskan kesuksesan NU karena kerjasama. " Rais Akbar Mbah Hasyim Asy'ari itu orang sangat alim, lalu didukung Hasan Gipo selaku ketua tanfidziyah yang pengusaha sukses, " ujarnya.
Dia mendukung banyak elemen menjadi pengurus ranting NU di kecamatan Diwek. "Baik pengusaha, pegawai, purnawirawan atau siapa saja, mari silakan bergabung dengan NU," ajaknya.
Dengan mengutip isi kitab Al-Tahdzib, dirinya berharap jamaah bisa menjaga kesehatan. " Karena Ramadhan kemarin kita selalu sehat dengan berpuasa, " harapnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian papan nama NU. Baik untuk masjid maupun mushala se-Desa Kayangan. (muk)