Press ESC to close

Serap Spirit Khidmat di NU, Kader Penggerak MWCNU Rejoso Ziyarah Makam Pendiri NU

NGANJUK - Setidaknya 170 kader penggerak NU lintas angkatan yang ada di MWCNU Rejoso melakukan ziyarah ke makam para muasis NU, Sabtu (6/9). Mereka menggunakan tiga armada bis.

Rombongan dipimpin langsung oleh Rais Syuriah KH M Ibnu Rois Al-Maqbuli dan Ketua Tanfidziyah Kiai Imam Hartoyo. Jamaah terdiri dari pengurus MWCNU Rejoso, lembaga, badan otonom dan pengurus ranting NU se-kecamatan Rejoso.

Rangkaian kegiatan dimulai dari ziyarah ke makam KH Dahlan Abdul Qohar. "Beliau pendiri NU tahun 1926 yang makamnya di Desa Banaran Kertosono," ujar Rakijan, ketua panitia.

img-20250906-wa0007.jpg

Kegiatan berlanjut ke makam KH M Hasyim Asy'ari dan Gus Dur di Tebuireng, KH Abdul Wahab Hasbullah di Tambakberas maupun makam KH Bisri Syansuri di Denanyar.

Kegiatan ziyarah muasis NU ini, lanjutnya, digelar untuk menguatkan siaturahmi sesama pengurus NU. "Termasuk meningkatkan soliditas dalam memajukan NU di Rejoso," ujarnya.

Pria yang juga Ketua Ranting NU Desa Ngadiboyo ini menambahkan, agenda rutin ini juga untuk meneladani spirit perjuangan para pendiri NU.

Rangkaian kegiatan juga berlanjut ziyarah ke makam Sunan Ampel di Surabaya. "Dan juga makam Syaikhona Kholil di Bangkalan Madura," tambahnya. 

Aris Jatmiko, humas panitia, menambahkan bahwa ziyarah muasis NU sudah rutin digelar MWCNU Rejoso. "Biasanya digelar menjelang peringatan Hari Santri Nasional," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa sebelum pandemi Covid-19, jamaah yang ikut sebanyak enam bis. "Tahun ini memang khusus diikuti kader penggerak NU lintas angkatan yang ada di MWCNU Rejoso," ujarnya. 

img-20250906-wa0005.jpg

Salah satu peserta mengaku senang mengikuti kegiatan spiritual ini. "Meski badan kurang sehat kondisinya, tapi tetap semangat mengikuti," ujar Abdul Kharis, guru SDN Jintel 2.

Dia mengaku kali ini ditunjuk sebagai koordinator peserta dari dua ranting NU. "Dari Desa Jatirejo dan Desa Klagen," imbuhnya.

Dirinya berharap agar kegiatan rutin ini bisa terus digelar. "Agar makin semangat dalam mengabdi bagi organisasi NU dan melayani umat," pungkasnya. (muk)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Dari Gresik untuk NU: KH Chisni Umar Burhan dan Dedikasi Arsip Sejarah
Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.