JOMBANG— Ada yang berbeda dengan pengajian Jam'iyah Shalawat Seribu Rebana (Serban) Kabupaten Jombang di Pondok Pesantren Falahul Muhibbin Desa Watugaluh Kecamatan Diwek, Sabtu (31/1) malam.
Acara diselingi duet lawak terkenal, Cak Ukil dan Cak Tawar. Ribuan jamaah pun tertawa merasa terhibur, selain khusyu membaca shalawat.
Tampak hadir Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, beserta jajaran. Termasuk para kiai, habaib dan para pengurus NU.
Selain lantunan shalawat, acara ini juga diisi dengan momentum berbagi. Kapolres Jombang beserta jajarannya menyerahkan santunan kepada anak yatim, menambah kekhidmatan suasana malam itu.
Mewakili pihak keluarga, KH Hamdi Sholeh turut menjelaskan sekilas silsilah Shohibul Haul. "Mbah Dhuha ini cucu Mbah Murtadho. Mbah Murtadho adalah saudara kandung buyut saya," terangnya.
Dia mengungkapkan rutinan jamiyah Serban dibarengkan dengan haul KH Dhuha. "Beliau yang babat awal pengajian di Desa Watugaluh ini," ujarnya.
Pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin, KH Nur Hadi (Mbah Bolong), juga berharap berkah peringatan satu abad NU. "Semoga para kiai sehat dan NU semakin barokah bagi umat," pintanya.

Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah oleh KH Imam Muhajir dari Mojokerto. Dalam ceramahnya, Kiai Muhajir menekankan keistimewaan bulan-bulan mulia. "Rajab dan Sya'ban ini bulan yang istimewa, jangan lupa puasa sunnahnya," pesannya.
Lebih lanjut, dia menguraikan sejarah turunnya perintah bershalawat. Menurutnya, Nabi Muhammad SAW menyerukan umatnya bershalawat khususnya di bulan Sya'ban.
Hal ini diperkuat dengan turunnya Surat Al-Ahzab ayat 56. "Ayat perintah shalawat kepada Nabi Muhammad itu juga diturunkan pada bulan Sya'ban," tegasnya.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran bintang tamu pelawak Cak Ukil dari Jombang. Dia berduet dengan Cak Tawar, pelawak senior dari Sidoarjo. Keduanya didampingi Mbah Bolong mengisi sesi istirahat. (har)